Bismillahirrohmanirrohiim

Bismillahirrohmaanirrohiim
Maka, nikmat Tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan?

Minggu, 31 Juli 2011

Iris - Goo Goo Dols

Sebelum ke lagu, aku mau kasih pengantar dulu yaa.
Mmm, lebih tepatnya curcol sih, hehe.
Aku punya harapan.
Duluu.
Karena sekarang harapan itu sudah aku pendam dalam-dalam.
Ya, aku memilih jalan yang paling pengecut, yaitu MENYERAH.
Dan saat ini, saat kesempatan sudah ada di depan mata, saat terbuka banyak jalan,
Aku sama sekali tidak menemukan diriku menggebu-gebu.
Padahal dulu sensasinya sangat dahsyat.
Lalu, bagaimana ini?
Apa yang dapat aku lakukan untuk memunculkan kembali rasa menggebu-gebu itu?
Rasa semangat itu?
Dan yang pasti, bagaimana caranya untuk menimbulkan kembali keinginan itu, walau sedikit saja?

Oke, enough for the story.
Here we go to the song.
Enjoy it, guys.
But still, this song is especially dedicated to my lovely Rafael Landry Tanubrata.

Irish, Goo Goo Dols


And I'd give up forever to touch you
'Cause I know that you feel me somehow
You're the closest to heaven that I'll ever be
And I don't want to go home right now

And all I can taste is this moment
And all I can breathe is your life
'Cause sooner or later it's over
I just don't want to miss you tonight

And I don't want the world to see me
'Cause I don't think that they'd understand
When everything's made to be broken
I just want you to know who I am

And you can't fight the tears that ain't coming
Or the moment of truth in your lies
When everything feels like the movies
Yeah you bleed just to know you're alive


Oh ya one more thing, HAPPY FASTING ALL (;
Hope this year will gonna be much better the the past.
Jadilah hamba yang tidak akan pernah berhenti untuk bersyukur pada Allah,
dan yang paling penting, berikanlah semua cinta di hati-Mu untuk Allah dan karena Allah,
karena hanya dengan begitu kita akan mendapat kebahagiaan yang sesungguhnya,
Insya Allah, amin allahuma amin (;

-d-

Jumat, 29 Juli 2011

curhat, hehe

So many words to declare, to explain, to speak out.
Tapi bingung harus diugkapkan di mana.
Di status facebook, pasti kepanjangan.
Twitter gapunya, bodolah kalo ketinggalan jaman hehe.
Jadi paling hanya saya ungkapkan pada Dzat yang paling saya cintai.
Allah SWT.
Tenang rasanya, lega hati ini.
Tapi masih ada satu hal yang masih mengganjal.
Sebuah percakapan dua insan.

"Bisa kamu jelaskan ke aku bagaimana caranya untuk pergi?"
"Tergantung ke mana tujuanmu akan pergi."
"Tapi aku tidak menemukan tempat lain selain ke kamu."
"Memang kamu mau pergi dari aku?"
"Ya, sesak rasanya selalu ada di sisimu."
"Kalau begitu, aku akan memberi tahu kamu bagaimana caranya kamu pergi. Tapi dengan satu syarat."
"Apa?"
"Ajak aku ke mana pun kamu pergi."
"Kenapa?"
"Apa alasan penting untukmu? Aku rasa tidak. Karena bagi aku, alasan hanya akan memberikan banyak perbatasan. Itu sebabnya aku tidak bertanya kenapa kamu sesak jika selalu berada di sisiku, karena aku yakin aku bisa menghilangkan rasa sesak itu."

Bagaimana percakapan itu?
Biasa saja atau berlebihan atau memberikan suatu pelajaran?
Ah, rasanya biasa saja, bukan?

Satu lagi yang ingin saya tuliskan di sini.
Kalau saya sudah benar-benar melepasnya.
Ya, melepas dia yang menjadi segala sumber inspirasi saya.
Sepi rasanya, hampa, setelah saya menyerah.
Sampai-sampai saya terlalu takut untuk menatap orang lain selain dirinya.
Tapi satu hal yang saya rasakan.
Bahwa saya benar-benar lega.
Terasa ringan rasanya jika saya melangkah.
Melangkah untuk menatap masa depan saya.

Mmm, apa lagi ya yang ingin disampaikan?
Belum terpikirkan.
Tapi mungkin besok Insyaallah saya akan memosting sebuah lagu, hehe.

-d-

Senin, 01 November 2010

INDONESIA, PERTIWIKU, JANGANLAH MENANGIS, LAGI,




Kulihat ibu pertiwi
Sedang bersusah hati
Air matamu berlinang
Mas intanmu terkenang

Hutan gunung sawah lautan
Simpanan kekayaan
Kini ibu sedang susah
Merintih dan berdoa

Kulihat ibu pertiwi
Kami datang berbakti
Lihatlah putra-putrimu
Menggembirakan ibu

Ibu kami tetap cinta
Putramu yang setia
Mmenjaga harta pusaka
Uuntuk nusa dan bangsa


Indonesia, kaulah sang ibu pertiwi.
Bahagiamu adalah kekuatan dan energi tak terhingga, yang merupakan kebanggaan bagi anak-anakmu.
Kesedihanmu adalah kelemahan bagi anak-anakmu.
Hartamu adalah emas tak terhingga yang seharusnya dibanggakan oleh anak-anakmu.






Namun,
dikala dikau merintih, menangis,
siapa yang tidak merasa mati?
TIDAK ADA.

Kami mencintaimu hingga terasa sampai tulang rusuk Ibu pertiwi.
Kau ibu kami yang telah memberikan kami kehidupan dengan segala pesonamu.

-d-


Sabtu, 23 Oktober 2010

Ar-Rahman




Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

Setiap membaca surat ini, surat Ar-Rahman, surat ke 55,apalagi saat membaca penggalan diatas, yang diulang sebanyak 31 kali di dalam surat Madaniyyah ini.
Tak urung hati ini bergetar. Selalu.
Tak urung mata ini memanas, keinginan dalam hati membludak, menumbuk-numbuk hati bagai sebuah momentum impuls.
Keinginan untuk berserah diri kepada-Nya.
Keinginan untuk senantiasa selalu bersyukur kepadanya.

Karena sesungguhnya Allah amat mencintai makhluk-Nya.
Allah menciptakan manusia dan mengajarnya pandai bicara.
Matahari dan bulan beredar menurut perhitungan.
Langit ditinggikan agar sebuah keseimbagan tercipta, keseimbangan yang HARUS ditegakkan dengan keadilan.
Allah yang memelihara dua timur dan dua barat.
Allah yang membiarkan air laut mengalir dengan batas yang tidak dapat dilampaui.

Subhanallah.

Namun bagaimana cara diri kita untuk berterima kasih atau mengungkapkan rasa syukur kita?
Sebenarnya sederhana saja.
KERJAKAN perintah-Nya dan JAUHI larangan-Nya.
Dalam surat ini dijelaskan bahwa orang-orang berdosa diketahui dengan tanda-tandanya, lalu direnggut ubun-ubun dan kakinya.
Neraka jahanam di antara air yang mendidih.
Dan barang siapa yang takut akan Tuhannya, diberikannya dua buah surga.
Surga yang mempunyai aneka pohon dan buah-buahan.
Dua buah mata air yang memancar.
Bidadari-bidadari yang membatasi pandangan, yang belum pernah sekali pun disentuh dengan manusia atau jin sebelumnya.

Karena sesungguhnya tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan pula.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
Mahasuci nama Tuhanmu Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.

Sungguh sebenarnya Allah mencintai hamba-Nya yang bersabar :)

-d-

Jumat, 15 Oktober 2010

seorang hamba yang merindukan Tuhannya

Ketika suatu prahara menerpa,
jujur aku berharap aku menjadi debu.
Namun aku sadar itu hanya membuatku berlabel "PENGECUT"
Maka aku putuskan untuk terbang di atas dan menghadapi prahara itu.
Walau harus berdarah-darah, walau banyak rintangan.
Aku percaya bumi itu berputar.
Dan prahara itu akan terus terkikis seiring dengan putaran demi putaran tersebut,
dan tentu saja akan terkikis seiring dengan sebesar apa usaha (F x S) yang telah aku lakukan, sebesar apa harapanku, sebanyak apa darah yang aku habiskan, dan sebanyak apa pula mulutku menyebut nama-Mu.
Hingga akhirnya akan aku dapatkan kemanisan hidup.

Ya Allah, Tuhanku yang Mahatahu.
Ini bukan cerita, ini doa.
Tetaplah sudi berada di dalam hatiku, Ya Rabb.
Tetaplah sudi menjadi pelipur lara hati ini.
Tetaplah sudi mendengarku setiap kali aku bersimpuh untuk memohon kepada Engkau.
Aku melakukan segala hal yang aku lakukan di dunia ini semata-mata hanya untuk mengharapkan ridho-Mu, Allah yang Mahaagung.

Ya Allah,
Aku hanya khalifah-Mu yang penuh kekhilafan.
Lindungi aku dari segala hal yang berdosa, Allah.
Karena hanya kepada-Mu sepantasnya aku berlindung.

AMIN.

-d-

Senin, 04 Oktober 2010

Acknowledgment

  1. ALLAH SWT beserta Rasulullah SAW yang selalu berada di hatiku. Satu kata pun tak dapat aku tulis untuk menggambarkan betapa aku cinta padamu.
  2. My super Mom, I LOVE YOU SO MUCH. Tujuan hidupku adalah membahagiakanmu.
  3. Keluarga besarku, ARFAT. Yang jika tak ada kalian aku sama sekali tidak merasa hidup.
  4. Hilyatul Awaliah dan Alena Rizki yang selalu menjadi sandaran hati jika aku duka atau suka.
  5. Rafika Nur Amalia. Andi Rahmawati. Firda Wulandari. Yuli Devrianingsih. Dinda Belia Trianelivia Yurman. Putri Badzlina. Cut Indah Puspita. Stefira Andjani. Yang selalu mengerti bagaimana aku dan selalu menerima diriku. Aku bahagia jika melihat kalian tertawa. Hanya itu. Walau aku terkadang tidak bisa ikut tertawa bersama kalian.
  6. Teman-teman X-2, XI IPA 2, dan XII IPA 2. Gak tau deh kalau aku gak kenal kalian semua. Sumber tawaku yaa kalian :)
  7. And the last but not least
Aini Gusmarina.Amanta Rizka Wedyareksa.Andi Nurafni.Andry Siswanto.Ayub Hari Prakoso. Bintang Danny Bravijaya.Bondan Hendar Adiwibowo.Della Afrilionita. Elandry Pratama. Indah Ayu Fauziah. Inggrid Ayu Rahmaningtyas. Kavita Pancarani. Mega Dewanti Saputri. Muhammad Irfan Zidni. Muhammad Ridhwan. Muhammad Rizki. Rahmawati. Rizky Widyaastuti.Salsabil Herdiati Wahyudi. Siti Rokayah.Taufik Hamzah Sulaiman.Tubagus Fadillah Setyabudi Leksana.Tulus Susilo Bekti.
Jika keluargaku adalah hidupku, kalian adalah jiwaku. Kalian pasti mengerti maksudnya :)



Aku menulis ini hanya karena aku sedang merasa rindu dengan kalian semua :)




-d-

Minggu, 03 Oktober 2010

Gaflate 5th Culture Edition

Tinggal H-27.
Subhanallah, beginilah jadi panitia.
Suka duka dirasa.
Hanya satu yang aku dan keluargaku inginkan ya ALLAH, yaitu kesuksesan GAFLATE 5th.

Semoga kemudahan selalu berpihak pada kami dan Ridhomu selalu menyertai kami.

Dan senangnya sekarang ada keluarga baru di Paskibra SMAN 13, yaitu Angkatan 23.
Mau tau gimana mereka?
LUCU-LUCU demi ampun.
Semoga aja mereka bisa lebih baik dari senior-senior di atasnya.

And last but not least,
now i'm in third grade in Senior High School.
Oh my God.
I have to struggle.
I have to STUDY HARD.
I have to sharpen my knowledge.
So, I can be a LECTURER in future, The Mozart of Math :)

AMIN,


-d-